Senin, 10 August 2026
  • (0473) 21001
  • info@luwuutarakab.go.id

Polres Luwu Utara Gelar Apel Kesiapan Pasukan, Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Polres Luwu Utara Gelar Apel Kesiapan Pasukan, Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan operasional menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)




 

MASAMBA – Kepolisian Resor (Polres) Luwu Utara menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka kesiapan operasional menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Polres Luwu Utara, Senin (10/8/2026). Kegiatan berlangsung di Halaman Markas Komando Polres Luwu Utara, dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Utara Jumal Lussa, unsur pimpinan kepolisian, instansi terkait, serta perwakilan masyarakat.

 

Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres Luwu Utara, Kompol Muhammad Syafei, yang dalam arahannya menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi mengingat curah hujan yang mulai menurun dan potensi kekeringan di beberapa titik rawan kebakaran di kabupaten tersebut.

 

"Kami memerintahkan seluruh jajaran untuk meningkatkan patroli rutin di titik-titik rawan, mempererat sinergi dengan instansi terkait, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan," ujar Wakapolres saat memberikan amanat.

 

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Utara Jumal Lussa menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap langkah kesiapan yang dilakukan Polres bersama seluruh elemen. Ia menegaskan penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang harus disikapi dengan serius.

 

"Pemerintah Daerah akan mendukung penuh ketersediaan sarana prasarana serta koordinasi lintas sektor. Kami berharap sinergitas yang terjalin dapat meminimalkan risiko kebakaran dan melindungi aset lingkungan serta kepentingan masyarakat di wilayah Luwu Utara," ujar Sekda.

 

Dalam kegiatan tersebut, juga ditetapkan pembagian tugas pasukan yang terintegrasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan pemuda setempat. Persiapan meliputi kesiapan alat pemadam, sarana transportasi, serta koordinasi cepat dalam penanganan jika terjadi titik api.

 

Apel gelar pasukan ini juga menjadi langkah awal pelaksanaan operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan tahun 2026, yang akan berjalan hingga kondisi cuaca kembali normal.