Senin, 05 October 2026
  • (0473) 21001
  • info@luwuutarakab.go.id

Pesta Laut Takalala, Bupati Lutra Pacu Takalala Jadi Kampung Nelayan Tradisional

Pesta Laut Takalala, Bupati Lutra Pacu Takalala Jadi Kampung Nelayan Tradisional Foto: Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Luwu Utara



Luwu Utara — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim,  menghadiri Pesta Laut  Di Desa Takalala, Kec Malangke Minggu (4/10/2026).


Dalam Sambutannya Andi Rahim menyampaikan desa takalala memiliki potensi kelautan yang besar dan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir. Potensi tersebut perlu dijaga dan dikelola secara berkelanjutan agar memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.


“Pantai kita ini kurang lebih 100 kilometer. Ini tambang emas kita yang tidak pernah habis, sehingga harus kita jaga bersama,” tegas Andi Rahim.


Untuk mewujudkan Kampung Nelayan Tradisional di Takalala, Bupati meminta pemerintah desa dan kecamatan segera menyiapkan lahan yang menjadi salah satu persyaratan utama dalam pengembangan program tersebut.


Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, terus membangun koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mendorong dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan pesisir.


“Khusus untuk Takalala, saya minta harus ada Kampung Nelayan Tradisional. Bagaimana caranya, harus ada,” ujarnya.


Selain Kampung Nelayan Tradisional, Bupati juga membuka peluang pengembangan perikanan tematik di Takalala. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor perikanan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan ikan masyarakat.


Bupati meminta setiap desa mulai menyiapkan lahan yang memenuhi persyaratan agar program tersebut dapat direalisasikan.


“Kami sudah mulai melihat kebutuhan lahan di desa-desa. Ini kita siapkan agar lahannya clear dan siap sehingga program perikanan tematik bisa dibangun,” ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Abdullah Rahim juga menyerahkan secara simbolis perlindungan bagi 509 nelayan yang masuk dalam kategori pekerja rentan. Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis diberikan kepada Abbas dan Budiana Kamaruddin.


Bupati menegaskan, perlindungan sosial bagi nelayan sangat penting mengingat profesi tersebut memiliki risiko yang cukup tinggi.


“Terima kasih kepada para nelayan Takalala yang sudah mengarungi lautan untuk memberikan kita makan ikan yang enak. Ini tidak mudah. Karena itu, perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi bapak dan ibu yang bekerja di sektor ini,” tuturnya.


Di sisi lain, Bupati juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Infrastruktur yang memadai dinilai akan memperlancar mobilitas warga sekaligus distribusi hasil perikanan dan pertanian dari desa menuju pusat-pusat ekonomi.


Bupati berharap potensi kelautan Takalala dapat terus dikembangkan melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.


Menurutnya, Pesta Laut Takalala bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga laut, mengembangkan ekonomi pesisir, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Luwu Utara, Wakil Bupati Luwu Utara, Kapolres Luwu Utara beserta Ketua Bhayangkari, Danyon D Pelopor, pimpinan OPD, Camat Malangke beserta unsur Forkopimcam, Camat Baebunta, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Desa Takalala, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para nelayan Desa Takalala.