Rapat Persiapan Mematangkan Keikutsertaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan
MASAMBA — Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim Pimpin Rapat Persiapan Mematangkan Keikutsertaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan. Diruang Rapat Wakil Bupati Jumat 9/10/2026
Sebanyak 235 atlet diproyeksikan memperkuat kontingen Luwu Utara untuk berlaga di 25 cabang olahraga (cabor), dengan target meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah.
Dalam arahannya, Andi Rahim menekankan bahwa persiapan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut harus dilakukan secara terencana, terukur, dan melibatkan kerja sama seluruh pihak. Panitia, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), manajer, serta ofisial diminta membangun koordinasi yang solid untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen terpenuhi.
Menurutnya, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan intensitas latihan, tetapi juga oleh perhatian terhadap kebutuhan dasar selama mengikuti kompetisi.
Untuk itu, aspek pemenuhan gizi, asupan makanan, jadwal istirahat, fasilitas pemondokan, hingga akomodasi atlet harus menjadi perhatian serius. Seluruh kebutuhan tersebut perlu dipersiapkan sejak dini agar para atlet dapat bertanding dengan kondisi fisik dan mental yang optimal.
“Kita harus optimistis, tetapi tetap rasional dalam memetakan target medali emas dan potensi daerah. Berikan motivasi terbaik kepada para atlet karena masyarakat Luwu Utara menaruh harapan besar atas perjuangan kita semua,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan agar persiapan tidak hanya berorientasi pada perolehan medali. PORPROV XVIII Sulsel harus menjadi momentum untuk mengembangkan kemampuan atlet daerah sekaligus membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga kejuaraan internasional.
235 Atlet Siap Perkuat Kontingen Lutra
PORPROV XVIII Sulawesi Selatan mendatang, Luwu Utara merencanakan keikutsertaan 235 atlet yang terdiri atas 144 atlet putra dan 91 atlet putri. Mereka akan berkompetisi pada 25 cabang olahraga yang menjadi bagian dari upaya daerah untuk menunjukkan kemampuan dan daya saing di tingkat provinsi.
Jumlah tersebut menjadi modal penting bagi Luwu Utara untuk bersaing dengan kabupaten dan kota lainnya. Namun, potensi itu harus diikuti dengan persiapan yang serius, pembinaan yang konsisten, serta dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Pembentukan panitia menjadi langkah awal untuk memperjelas pembagian tugas, memperkuat koordinasi, dan mempercepat penyusunan kebutuhan teknis kontingen, termasuk program latihan, akomodasi, konsumsi, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Bupati, berharap seluruh unsur yang terlibat dapat segera bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan persiapan yang matang, semangat juang atlet, dan dukungan bersama, kontingen Luwu Utara diharapkan mampu tampil maksimal serta menorehkan prestasi membanggakan pada PORPROV XVIII Sulawesi Selatan.