Selasa, 17 March 2026
  • (0473) 21001
  • info@luwuutarakab.go.id

Musrenbang RKPD 2027 : Bupati Andi Rahim Dorong Digitalisasi UMKM dan Infrastruktur Prioritas Utama

Musrenbang RKPD 2027 : Bupati Andi Rahim Dorong Digitalisasi UMKM dan Infrastruktur Prioritas Utama MUSREMBANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH

Luwu Utara,– Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027, pada Jum’at (13/03/2026) di Aula Lagaligo. Kegiatan tersebut di Buka Langsung Oleh Bupati Luwu Utara.


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan daerah yang akan berpengaruh langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Mengawali sambutannya Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim menegaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang telah direvisi terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015. Pemerintah daerah diwajibkan menyusun RKPD sebagai dokumen perencanaan tahunan yang menjadi pedoman penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2027.


"Musrenbang ini merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan yang dimulai dari tingkat desa dan kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten, yang selanjutnya berlanjut ke tingkat provinsi dan nasional," jelasnya


Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintah dan stakeholder dalam menyepakati rancangan RKPD 2027 yang mendukung visi Luwu Utara, yaitu "Unggul, Terkemuka dan Akseleratif Menuju Masyarakat Maju." Tema pembangunan tahun 2027 difokuskan pada "Penguatan Akses Pasar dan Investasi melalui Digitalisasi UMKM untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan."


"Saya berharap kegiatan ini dapat menghasilkan perencanaan yang berkualitas dan implementatif sehingga mampu memberi daya ungkit yang kuat terhadap pencapaian target indikator kinerja pemerintah daerah," katanya.


Lebih lanjut Bupati Andi Rahim menjelaskan Prioritas pembangunan yang dijabarkan meliputi peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan inklusif, perlindungan sosial, peningkatan daya beli masyarakat, penguatan riset dan inovasi, serta pengembangan sektor ekonomi hijau dan biru. Selain itu, penguatan birokrasi, pelayanan publik berbasis SPBE, dan pengelolaan pendapatan asli daerah berbasis digital juga menjadi fokus utama.


Forum konsultasi publik pada 27 Januari

2026 menegaskan beberapa prioritas

tambahan yang mendukung tema

pembangunan, antara lain digitalisasi

UMKM, dukungan program cetak sawah

dan hilirisasi padi, pengembangan logistik

hub seperti cold storage dan gudang, serta

pembebasan lahan kawasan industri.


Upaya mendorong pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah di Luwu Utara masih membutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Andi Rahim menyampaikan usulan anggaran APBD Provinsi 2027 yang meliputi peningkatan jaringan irigasi di beberapa daerah seperti Tubu Ampak Sabbang Selatan, Kurri-Kurri Kasambi Masamba, dan Bungadidi Kecamatan Tana Lili.


Selain itu, pembangunan dan peningkatan jalan di berbagai ruas seperti Lore-Tedeboe, Tallang-Sae, Masamba-Pincara, Saluseba-Onondowa, Lambiri-Sodangan-Eno, Mabusa-Kariango, serta ruas perbatasan dengan Sulawesi Tengah dan Sigi juga menjadi prioritas. Pembangkit Listrik Tenaga Micro Hidro (PLTMH) di daerah pegunungan juga diusulkan sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur.


Di akhir sambutannya, Andi Rahim berharap seluruh pihak dapat mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang ditargetkan pada Tahun Anggaran 2027. Ia menegaskan pentingnya perhatian serius dari para pimpinan perangkat daerah terhadap target dan sasaran program pembangunan yang akan dilaksanakan.


"Saya berharap para pimpinan perangkat daerah memperhatikan secara saksama apa yang menjadi target dan sasaran program pembangunan yang akan kita laksanakan," pungkasnya.