Kunjungan Kerja Balai lahan dan Irigasi Sekaligus Silaturahmi terkait Cetak Sawah
Luwu Utara — Bupati Andi Abdullah Rahim menerima kunjungan Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Dr. Rustan Massinai, dalam rangka membahas program cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Luwu Utara, Kamis 02/04/2026, di ruang kerja Bupati Luwu Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Abdullah Rahim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan tersebut.
“Patut kita bersyukur sebab kunjungan ini merupakan yang pertama untuk wilayah kerja yang membawahi enam provinsi, dan Luwu Utara menjadi daerah pertama yang dikunjungi,”Ujar Bupati Andi Rahim
Ia juga menyampaikan bahwa Luwu Utara memiliki misi besar dalam mendukung program nasional, khususnya cetak sawah.
“Insha allah Luwu Utara menargetkan luasan cetak sawah sebanyak 20.000 hektare, dan untuk mencapai target tersebut dibutuhkan dukungan dari masyarakat serta Kementerian Pertanian, terutama pada daerah irigasi bendung yang memiliki potensi sekitar 14.000 hektare,”Bebernya.
Program ini sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di Luwu Utara,” Pungkasnya.
Alhamdulilillah dari total usulan cetak sawah 20.000 hektare, direncanakan sekitar 7.000 hektare akan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Pemerintah daerah berharap program ini dapat berjalan dengan baik melalui dukungan dan kerja sama semua pihak,”Cetusnya
Sementara itu, Kepala BPLIP Kementerian Pertanian, Dr. Rustan Massinai, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program pengembangan lahan dan irigasi pertanian di Luwu Utara.
“sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pangan nasional kami dari BPLIP siap mendukung Luwu Utara dalam mewujudkan program cetak sawah dan optimalisasi lahan,”Terangnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian dalam pengembangan sektor pertanian, khususnya dalam program cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian di Luwu Utara.”Tutupnya.