Penyerahan e-Pas Kecil Kapal Nusantara
Luwu Utara,– Kementerian Perhubungan, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, ?khususnya Direktorat Perkapalan dan Kepelautan mencanangkan kegiatan Penyelenggaraan Gerai E-Pass Kecil ?kepada masyarakat nelayan.
Menyasar ratusan nelayan di dua kabupaten yakni Luwu Utara dan Luwu Timur penyerahan E-Pass kecil kepada masyarakat nelayan di Lakukan Di Pelabuhan Munte, Desa Munte Kecamatan Tanalili, Selasa 12/05/2026.
Ditjen Perkapalan dan Kepelautan, Ir. Samsuddin mengatakan bahwa pemerintahan presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka periode 2024 - 2029, telah mencanangkan visi besar pemerintah yaitu “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045.” ??Yang dijalankan dengan delapan prinsip dan komitmen yang menjadi panduan pemerintahan.
??Ia menyebutkan Salah satu prinsip tersebut adalah Membangun dari desa dan dari bawah ?untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.?
??”Salah satu segmen masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah adalah ?masyarakat nelayan yang diwujudkan dengan pembangunan kampung nelayan, modernisasi kapal-kapal penangkap ikan dan program-program lain yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan termasuk salah satunya menghadirkan kartu E-Pass masyarakat nelayan.,”Bebernya
Sementara itu Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim meminta pemerintah pusat melalui Ditjen Perhubungan Laut agar memberikan perhatian serius terhadap pengembangan kawasan Pelabuhan Munte.
“Kami mengusulkan kepada Bapak Direktur agar Kemenhub memberikan atensi besar dengan menambah panjang dermaga Pelabuhan Munte sepanjang 1,4 km,” usulnya.
Perpanjangan dermaga ini tentunya memiliki alasan yang kuat, mengingat banyaknya kapal yang harus mengantre di dermaga untuk melakukan bongkar muat di Pelabuhan Munte.
“Kami melihat bahwa banyak kapal yang kemudian antre menunggu dengan waktu tunggu sampai tiga hari, karena banyak kapal yang melakukan bongkar muat di lokasi itu,” Pungkansya.
Sehingga, kata dia, dengan perpanjangan dermaga sepanjang 1,4 km, maka persoalan antrean panjang kapal di dermaga dapat segera diatasi. Sehingga lebih banyak kapal yang dapat dilayani sekaligus, dengan waktu tunggu kapal di area labuh pastinya akan berkurang drastis.
“Adanya perpanjangan dermaga ini dapat menampung kapal-kapal bermuatan besar yang sangat dibutuhkan untuk mengangkut logistik menuju Luwu Raya dan dari Luwu Raya menuju pelabuhan-pelabuhan yang ada di Makassar maupun di pulau-pulau Jawa,” jelasnya.
Harapannya ini mendapat atensi besar dari Kemenhub agar usulan penambahan panjang dermaga 1,4 km segera direalisasikan. Mengingat penambahan panjang dermaga ini sangat krusial agar Pelabuhan Munte mampu menampung kapal-kapal dengan muatan yang dalam dan besar.
“Saya kira ini sudah sangat mendesak tentunya untuk menopang kemajuan ekonomi yang terus berkembang di Luwu Raya, khususnya Luwu Utara yang juga telah banyak menghasilkan produk yang sangat dibutuhkan di pasar-pasar dalam negeri maupun luar negeri, Semoga dengan kehadiran Pak Direktur di Luwu Utara menjadi angin segar bagi berkembangnya Pelabuhan Munte yang memang kita persiapkan untuk mendukung pembangunan kawasan industri di Munte yang sudah kita persiapkan untuk menampung perusahaan-perusahaan yang ingin berinvestasi di Luwu Utara,” harapnya.
Hadir dalam kegiatan, Ditjen Perkapalan dan Kepelautan, Bupati Luwu Utara, Wakil Bupati Luwu Utara, Asisten II Pemkab Luwu Timur, DanPosAL, para kadis, camat dan kepala desa wilayah pesisi serta masyarakat.