Rapat Koordinasi TJSLP ( Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan)
Luwu Utara,, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah rahim Memimpin Rapat Koordinasi pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan Di ruang rapat comment Center Selasa 16/6/2026
Rakor yang dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting pertemuan ini bertujuan untuk mensinergikan program-program prioritas pemerintah daerah dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Luwu Utara
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh bupati Luwu Utara dan dihadiri oleh kepala baperida kab.Luwu Utara Kepala dinas Pertanian Kab. Luwu Utara Kepala dinas Lingkungan hidup kab.luwu utara dan 4 pimpinan utama perusahaan sawit PT.jas mulia PT.kasmar matano persada, PTsurya sawit sejahtera PT.parma darma global sawit dan diikuti via zoom Nara Sumber Prof Nasrun Massi Dan 7 Peneliti Pakar Pertanian Dari universitas Hasanuddin makassar.
Dalam arahannya Andi rahim menekankan pentingnya koordinasi agar pelaksanaan program CSR benar-benar Memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung program prioritas pembangunan yang telah disusun pemerintah daerah
"Produksi kelapa sawit Di Luwu Utara cenderung menurun atau stagnan akibat tanaman yang kurang responsif terhadap pemupukan untuk itu harus ada kolaborasi antara pabrik petani dan pemerintah agar kedepannya kita bisa membuat satu pola kerja sama antara kampus Unhas dan pabrik kelapa sawit dan pemerintah daerah untuk bisa bersinergi dalam membuat Inovasi pupuk yg sesuai dengan kondisi lingkungan yang ada di Luwu Utara
produktifitas harga kelapa sawit dengan harga terbaik karena buah sawit mereka mempunyai kualitas yang baik tentunya akan berpengaruh besar pada produktivitas harga jual yang tinggi.harap Andi rahim
Kolaborasi antara pemerintah daerah akademisi dan petani untuk meningkatkan kualitas kelapa sawit sinergi ini difokuskan pada penerapan teknologi inovasi pemupukan agar hasil panen petani meningkat.tegas bupati
Diakhir sambutannya Bupati menekankan wilayah-wilayah yang memproduksi sawit dengan 32.000( ha)bisa maksimal dalam produksi sehingga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi,dan berdampak langsung oleh aktifitas perusahaan.