Rapat koordinasi terkait penetapan indeks dan harga pembelian Tandan Buah Segar ( TBS)
Luwu Utara,, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim Pimpin Rakor Penetapan Indeks Dan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Di Ruang Rapat Commend Center Kamis,18/6/2026
Rapat ini bertujuan untuk membahas berbagai isu strategis sektor perkebunan kelapa sawit termasuk stabilitas harga tandan buah segar TBS kelapa sawit serta upaya menyelaraskan dengan ketetapan pemerintah, rakor ini dihadiri dari TNI,Polri,Asisten Ekonomi dan pembangunan, 3 pimpinan perusahaan kelapa sawit ,ketua asosiasi petani kelapa sawit Luwu Utara.
Dalam arahannya sektor perkebunan sawit memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah karena itu sinergi antara pemerintah,perusahaan, dan Petani perlu terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.
Permasalahan dan kendala ditingkat petani pemotongan yang mencapai angka 6% hingga 7% sering diprotes oleh petani atau kelompok pekebun petani menilai angka tersebut terlalu besar dan memberatkan sehingga terjadi selisih jumlah yang dibayarkan,,adanya sortasi pada buah mentah kelapa sawit hal ini yang mengakibatkan anjloknya harga TBS turun drastis.ucap Andi rahim.
Dalam rapat tersebut sejumlah perwakilan perusahaan dan petani menyampaikan pandangan terkait kondisi tata niaga sawit saat ini
Pihak perusahaan kelapa sawit menjelaskan bahwa harga pembelian TBS dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain harga CPO di pasar jarak angkut kualitas buah serta tingkat rendemen yang dihasilkan
Sementara itu perwakilan asosiasi petani kelapa sawit persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama karena masih banyak petani yang belum memahami secara menyeluruh faktor-faktor yang mempengaruhi harga TBS mereka berada padanya standar yang jelas sehingga petani dapat memperoleh kepastian dan transaksi penjualan hasil panen.
Menanggapi hal dan kendala yang terjadi antara perusahaan sawit dan petani Andi Rahim menegaskan agar perusahaan tidak menetapkan harga yang merugikan petani.
Sebagai langkah awal bupati meminta adanya keseragaman harga pembelian TBS di seluruh perusahaan sawit di Kabupaten Luwu Utara dengan kisaran Rp 2.930/kg rentang harga tersebut nantinya akan disesuaikan dengan perkembangan harga CPO di pasar.
Diakhir arahan Bupati Andi Rahim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perwakilan perusahaan dan petani Kelapa sawit yang telah hadir dan berkomitmen untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga TBS di Kabupaten Luwu Utara