Senin, 12 October 2026
  • (0473) 21001
  • info@luwuutarakab.go.id

Pesta Panen Desa Laba dan Lapapa Meriah, Bupati Lutra dan Makole Baebunta Tampil dalam Tari Issong

Pesta Panen Desa Laba dan Lapapa Meriah, Bupati Lutra dan Makole Baebunta Tampil dalam Tari Issong Foto: Protokol dan Komunikasi Pimpinan

LUWU UTARA.,- Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim Menghadiri syukuran pesta panen didesa laba kecamatan Masamba Minggu,11/10/2026


Suasana penuh sukacita, kebersamaan, dan nuansa adat mewarnai syukuran pesta panen masyarakat Desa Laba dan Lapapa. Perayaan ini menjadi ungkapan rasa syukur atas keberkahan hasil pertanian sekaligus momentum untuk mempererat persaudaraan dan melestarikan tradisi leluhur yang diwariskan secara turun-temurun.


Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, mengapresiasi pelaksanaan pesta panen yang berlangsung meriah. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan atas hasil pertanian, melainkan juga wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan serta cerminan kuatnya semangat gotong royong masyarakat.


Salah satu momen istimewa dalam rangkaian kegiatan ini adalah pelaksanaan Tari Issongissong, yang diikuti Bupati Luwu Utara bersama Makole Baebunta, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh adat, dan tokoh masyarakat.


Kebersamaan dalam Tari Issongissong menghadirkan makna yang lebih dalam daripada sekadar pertunjukan budaya. Tarian ini menjadi simbol rasa syukur, persatuan, dan harapan masyarakat akan keberlanjutan keberkahan hasil bumi. Dalam momentum pesta panen, tradisi tersebut dimaknai sebagai penanda dimulainya perayaan atas hasil panen yang melimpah sekaligus doa agar musim panen berikutnya membawa hasil yang lebih baik.


Kehadiran Bupati bersama Makole Baebunta dan para pemangku adat dalam tarian tersebut juga mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat. Nilai-nilai budaya yang diwariskan leluhur tetap mendapat tempat dalam kehidupan masyarakat, seiring dengan upaya membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan bersama.


Dalam sambutannya, Bupati Andi Abdullah Rahim menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Laba dan Lapapa yang terus menjaga semangat kebersamaan serta melestarikan tradisi syukuran pesta panen.


“Kita patut bersyukur kepada Allah SWT atas keberkahan yang melimpah bagi masyarakat Desa Laba. Apa yang kita nikmati hari ini merupakan anugerah yang harus kita syukuri bersama. Semoga pada musim panen selanjutnya, hasil yang diperoleh semakin banyak, semakin melimpah, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.


Bupati berharap, pesta panen tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas sosial, merawat kearifan lokal, dan menumbuhkan optimisme masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian.


Menurutnya, tradisi yang tetap hidup di tengah masyarakat merupakan kekuatan sosial yang perlu dijaga. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam pesta panen diharapkan terus tumbuh menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan petani.



Selain syukuran dan pertunjukan budaya, rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan pembukaan Lutrac Trail. Kehadiran kegiatan ini menambah semarak pesta panen sekaligus menghadirkan ruang bagi masyarakat dan pencinta olahraga trail untuk berkumpul dalam suasana kebersamaan.


Perpaduan tradisi adat dan kegiatan olahraga menjadi gambaran bahwa pesta panen dapat berkembang sebagai momentum yang tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat serta memperkenalkan potensi desa kepada khalayak yang lebih luas.


Pesta panen Desa Laba dan Lapapa pun menjadi perayaan yang memadukan rasa syukur, pelestarian adat, dan semangat kebersamaan. Melalui Tari Issongissong, masyarakat meneguhkan kembali nilai-nilai warisan leluhur, sementara pembukaan Lutrac Trail menambah warna dalam rangkaian kegiatan tersebut.


Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berharap tradisi pesta panen terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Lebih dari itu, semangat syukur yang menyertai perayaan ini diharapkan menjadi penguat tekad bersama untuk menjaga produktivitas pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menyongsong musim panen berikutnya dengan hasil yang semakin melimpah.