Foto : Protokol dan Komunikasi Pimpinan
MASAMBA — Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menegaskan peran ASN sebagai motor penggerak perubahan dan teladan dalam pelaksanaan program pemerintah saat memimpin apel pagi di Lapangan Upacara Kantor Bupati Luwu Utara, Senin (12/10/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta ASN segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan mendorong masyarakat memanfaatkannya. “Jangan sampai kita mengarahkan masyarakat, tetapi kita sendiri belum memberikan contoh. ASN harus menjadi motor penggerak dan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program pemerintah,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan agar pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, pemberian tunjangan penghasilan tambahan merupakan bentuk penghargaan atas kinerja dan tanggung jawab ASN. “Kalau ada reward, pastinya harus ada payment. Hak pegawai harus dibayarkan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Bupati turut mengingatkan pentingnya kepatuhan pajak kendaraan bermotor, termasuk penggunaan nomor polisi beralamat Luwu Utara, sebagai bentuk kontribusi terhadap penerimaan dan pembangunan daerah. Pimpinan perangkat daerah diminta mengawasi serta memastikan jajarannya menindaklanjuti arahan tersebut.
Untuk memperkuat koordinasi dan budaya kerja, Bupati meminta doa bersama di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) terus diaktifkan. Kegiatan itu diharapkan menjadi sarana membangun kebersamaan, komunikasi terbuka, dan sinergi antarpegawai sebelum memulai pekerjaan.
Selain itu, perangkat daerah terkait diminta mematangkan persiapan musim tanam padi pada November 2026, terutama memastikan ketersediaan air, kesiapan lahan, dan koordinasi lintas sektor. Langkah tersebut diperlukan agar penanaman berjalan sesuai jadwal dan produktivitas pertanian tetap terjaga di tengah cuaca yang belum menentu.
Menutup arahannya, Andi Abdullah Rahim mengingatkan ASN agar bekerja disiplin, bertanggung jawab, dan berkomitmen terhadap target pembangunan. Penguatan disiplin aparatur, pembayaran TPP, digitalisasi, kepatuhan pajak, serta kesiapan pertanian diharapkan membuat program pemerintah berjalan lebih efektif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.