Foto: Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Luwu Utara,– Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Luwu Utara masa bakti 2026-2031 resmi dilantik dan dikukuhkan, di Tribun Taman Siswa Masamba, Jum’at (16/10/2026).
Prosesi pelantikan dilaksanakan dalam dua tahap. Pertama, Ketua Kwarda Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan, melantik Bupati Luwu Utara sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Luwu Utara.
Selanjutnya, Bupati Luwu Utara selaku Ketua Mabicab melantik Ketua Kwartir Cabang yang dijabat oleh Misnawati Andi Abdullah Rahim, beserta jajaran pengurus Kwarcab dan Lembaga Pemeriksa Keuangan
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Luwu Utara, Misnawati Andi Abdullah Rahim menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya atas kepercayaan dan amanah yang telah di berikan.
“Amanah ini bukanlah Sebuah kehormatan semata, Melainkan tanggung jawab besar untuk melanjutkan estafet pembinaan generasi muda serta memastikan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Benar-Benar Hidup dan di Amalkan agar mewujudkan Luwu Utara yang berkarakter, Inovatif, Kolaboratif dan Berprestasi menuju Luwu Utara Maju,”Terangnya.
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim Selaku Mabicab dalam sambutannya menuturkan bahwa amanah ini adalah amanah mulia. “Menjadi pengurus pramuka berarti menjadi teladan dan menjadi garda terdepan dalam pembinaan karakter generasi muda,”Pungkasya.
Ia juga menitipkan pesan kepada Pengurus yang baru saja di lantik agar menjadikan Kwarcab sebagai pusat inovasi pembinaan generasi Muda, bergerak untuk menghidupkan gugus depan, sinergikan gerakan pramuka dengan program prioritas Pemerintah daerah dan persiapkan Luwu Utara untuk menjadi tuan rumah kegiatan kepramukaan baik itu tingkat daerah ataupun regional.
Sementara itu Ketua Kwartir Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi perkembangan Gerakan Pramuka di Luwu Utara yang dinilai aktif dan solid.
Ia menekankan bahwa pembinaan karakter melalui kegiatan kepramukaan menjadi bekal penting menuju generasi emas 2045.
“Kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, empati, serta kerja sama yang ditempa melalui pengalaman hidup, termasuk kegiatan kepramukaan,” jelasnya.